Minggu, 15 April 2012

Gelisah akan kegagalan rencana Father

Sunday, April 15 2012

I'm scare. Hiks...hiks...hiks... ;( I wish to be like them. Rich, and nothing bad,
Bapak, janganlah engkau menerima keadaan begitu saja. Aku tidak mau kandas ditengah jalan. Aku sayang padamu. Aku tak bisa menangis lagi. Aku takut kita tak bisa meraih kebahagiaan yang kita impikan. Aku, kau, ibu, dan keluarga kita. Aku masih percaya harapan kita pasti terkabul.
Aku tak bisa melakukan apapun ayah, aku sungguh tak berguna. Jika boleh berharap, aku ingin menjadi lilin kecil yang selalu menyala di malam hari.
Aku tak mau menjadi makhluk yang seperti ini. Kemalasanku telah membuatku mendapat prestasi buruk disekolah. Aku marah pada diriku sendiri. Aku ingin merobek hatiku yang dungu ini namun, aku hanya dapat bernyanyi dengan suara yang tak terdengar.
Aku ingin menangis........ Hidupku kenapa begini..... aku ingin menangis.... tapi tak bisa..... Aku ingin kembali seperti anak kecil lagi yang selalu menangis dan suci.


Aku ingin menjadi orang yang luar biasa lagi. Aku yakin dan yakin.... YAKIN. Aku masih berharap. Bapak, aku masih berharap keagungan tuhan, apapun yang terjadi aku akan percaya dan terus percaya dengan langkah apa pun aku dapat berdiri tegak di atas dunia, karena hidup telah mengajariku kesedihan, kepahitan, dan rasa malu, serta ketegaran di tengah hidup ini. Dan Keberuntungan tuhan berikan padaku yang tak semua orang dapatkan. Aku bahagia. Aku masih percaya pada takdirku. Aku yakin tuhan tak kan sudi membiarkanku merana dalam hidup ini. Aku percaya dalam kasihnya, tuhan akan menggendongku ketempat tertinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar